Laptop/PC

IBM Lenovo Thinkpad T410

Review IBM Lenovo Thinkpad T410 Harian Kompas Kompas TV Live Radio Kompasiana.com Kompaskarier.com Gramedia.com GridOto.com Bolasport.com Grid.id Kontan.co.id www.kompas.com Register Login www.kompas.com News Ekonomi Bola Tekno Sains Entertainment Otomotif Lifestyle Properti Travel Edukasi Kolom Images TV VIK Bagikan: Lenovo ThinkPad X200, Bandel Home Tekno Komputer Lenovo ThinkPad X200, Bandel Kompas.com – 30/06/2009, 15:44 WIB Jika dibandingkan notebook masa kini yang tampil ceria dengan warna-warni, Lenovo ThinkPad X200 terkesan sangat konservatif, serius. Desainnya khas ThinkPad dengan badan persegi empat dan sudut-sudut lancip, serta warna hitam doff. Tulisan lenovo dalam huruf kecil tampak di sisi kiri cover notebook. Di sisi seberangnya, label ThinkPad dengan titik merah pada huruf ‘I’ dengan kemiringan sekitar 30o mengimbangi label lenovo tersebut. Sebuah stiker Energy Star juga menempel di cover, dekat engsel kanan. Agak ke tengah – masih dekat engsel – berjajar tiga LED (harddisk, catu daya listrik, standby). Kokoh Engsel ThinkPad X200 terlihat berbeda dengan engsel pada mayoritas notebook lain. Terbuat dari baja, engsel tersebut menyiratkan kekokohan ThinkPad X200. Eits, jangan terburu-buru membuka cover notebook ini. Sebab cover tersebut dikunci. Geser dan tahan dulu kuncinya, alias switch slider, yang ada di bagian depan sambil mengangkat cover untuk membuka notebook ini. Nah begitu LCD terpentang akan terasa kemantapan engsel dalam menjaga LCD tidak goyah. O ya engsel ini juga memungkinkan LCD ditidurkan sampai 180 derajat, yang sangat bermanfaat bagi mereka yang sering harus melakukan presentasi dengan menggunakan proyektor. Mantapnya ‘pegangan’ engsel dalam menjaga LCD juga terasa ketika kita menggunakan ThinkPad X200 di dalam mobil yang sesekali terguncang-guncang akibat jalan yang kurang mulus, atau adanya polisi tidur. Loh, bukannya guncangan dan benturan dapat merusak data yang bercokol di harddisk? Tenang saja, ThinkPad X200 ini termasuk tangguh. Harddisk-nya dilindungi oleh sistem APS (active protection system). Apa sih APS? APS adalah software on-board yang bersama accelerator yang tertanam akan mendeteksi guncangan dan getaran, lalu memindahkan kepala baca/tulis harddisk sehingga data yang ada tidak terkorupsi atau rusak. Ini mirip kerja bantalan udara (airbag) pada mobil. Perlindungan pada ThinkPad X200 tidak cuma untuk harddisk dan engsel, tetapi casing-nya. Maklum casing tersebut dibuat dari magnesium alloy yang kuat. Saat casing kita ketuk, akan terdengar suara seakan-akan ada rongga di antara panel LCD. Ini akibat penggunaan roll cage di antara panel LCD dan casing luar. Roll cage terbuat dari serat karbon monocoque – bahan yang digunakan di pesawat terbang dan mobil balap – berfungsi sebagai pelindung saat notebook terjatuh. Kendati kuat, penggunaannya tidak membuat notebook berbobot lebih berat. Padat Port Sebelum kita mulai menelisik bagian dalam ThinkPad X200, mari kita tutup dulu cover-nya. Kita tinjau dulu fisik luar notebook yang gagah ini. Kita mulai dari sisi kiri. Di bagian kiri ini tidak ada ruang sela sedikit pun. Dari arah depan ke belakang terisi penuh, dimulai dengan slot ExpressCard yang di bagian bawahnya ditempati switch nirkabel (wireless radio) dan sebuah port USB, port LAN, port VGA-out, satu port USB, dan kisi ventilasi, sampai jack DC-in yang diwarnai kuning menyala.

Bertolak belakang dengan sisi kiri yang padat port, bagian belakang unit terlihat sepi, bersih dari port apa pun. Bagaimana dengan sisi kanan? Sisi kanan ini juga padat. Di arah belakang – dekat engsel – hadir lubang Security Lock. Setelah itu (ke arah depan) tampak sebuah kompartemen yang dikunci dengan sekrup pada bagian bawah unit. Kompartemen ini adalah lokasi harddisk. Di arah depan kompartemen tertutup itu berturut-turut adalah jack RJ-11, jack mikropon, jack headphone, dan satu port USB. Kita bergeser ke bagian depan unit. Di sisi kanan depan tampak slot kartu memori. Slot ini menganut sistem pegas, jadi seluruh badan kartu memori SD/MMC akan ditelan masuk. Untuk mengeluarkan kartu, dorong ujung badan kartu, dan kartu pun akan dimunculkan, siap untuk kita cabut. Di sebelah kiri slot kartu memori ini terdapat slider switch pengunci notebook. Tidak ada apa-apa lagi di bagian depan itu. Bawah: Sarat Lubang Sekarang mari kita balikkan unit ini. Bagian bawah notebook yang kompak terlihat sarat lubang ventilasi. Lubang-lubang itu ada di sisi kanan, kiri, dan depan. Perhatikan lubang-lubang di sisi kanan bawah. Ada satu lubang persegi empat yang istimewa di sana. Inilah lubang drainase bagi cairan yang tak sengaja menumpahi keyboard. Empat bantalan karet tampak di keempat sudut unit. Bantalan karet ini menyebabkan posisi notebook tidak merapat dengan permukaan tempatnya diletakkan, tetapi sedikit bersela, khususnya di arah belakang. Ini sekaligus memberi ruang pembuangan cairan yang tumpah di atas keyboard. Selain lubang ventilasi dan kaki karet, di bagian bawah terdapat konektor untuk menghubungkan notebook dengan docking station. Jika X200 UltraBase-nya yang bersifat opsional dipasang, kita akan mendapatkan tambahan port UltraBay Slim (SATA), 4 USB 2.0, VGA, DisplayPort, Microphone in, Headphone out, Stereo Speakers, RJ-45 Ethernet, slot kunci kabel, dan juga charger untuk baterai kedua. Dekat konektor docking station, kita akan menemukan slot memori, yang diamankan oleh dua sekrup kecil. Slot baterai terdapat di arah belakang, dekat engsel.

Layar Bersih Puas mengamati seluruh sudut luar notebook, sekarang giliran bagian dalamnya. Geser slider switch untuk membuka cover notebook. Perhatikan, di atas panel layar – sisi kiri dan kanan – ada kait kecil. Inilah pengunci yang menjaga layar LCD tertutup rapat saat cover notebook Anda katupkan. Tidak ada apa-apa di sini. Jangan mencari Webcam. Namun lis panel atas sisi kiri dan kanan memperlihatkan jajaran genjang terbalik dengan tulisan ultraconnect di sisi kiri. Ya, di sudut kanan dan kiri layar itulah lokasi antena UltraConnect built-in yang mendukung koneksi nirkabel 802.11 a/b/g dan terhubung ke controller jaringan di slot MiniPC ThinkPad. Selain antena yang tidak kelihatan (karena ditanam), yang tampak adalah panel LCD yang luas. LCD di sini berukuran 12,1” dengan dukungan resolusi 1280×800. Tingginya resolusi layar memungkinkan kita membuka dua layar sekaligus secara bersisian dengan nyaman di LCD tersebut. Tampilan layar terlihat tajam dan terang. Lis hitam doff yang mengelilingi layar dengan backlight LED itu membuat kita tidak akan silau oleh pantulan saat bekerja dengan sumber cahaya berada di belakang kita. Tepat di bawah panel LCD, berderet sembilan LED. LED tersebut akan berwarna hijau terang jika apa yang diindikasikan olehnya – seperti koneksi Wi-Fi – aktif. Deretan LED itu, mulai dari kiri ke kanan, mewakili Wi-Fi, Bluetooth, Num Lock, Caps Lock, akses harddisk, power, baterai, pasokan listrik, dan moda standby. Di sisi kiri LED indikator Wi-Fi terlihat sepasang lubang vertikal. Dugaan kami – karena unit uji ini datang tanpa kelengkapan apa pun, selain kabel daya dan adaptor – lubang ini adalah mikropon internal Panel Keyboard Sesak Berikutnya, mata akan tertumbuk pada panel keyboard. Wah, penuh sesak sekali panel ini; nyaris tidak ada ruang kosong kecuali di bagian palmrest, dan sedikit ruang di dekat engsel di antara tombol ThinkVantage dan tombol on/off. Semua ruang dari ujung kiri sampai ujung kanan dimanfaatkan untuk menempatkan semua tuts keyboard. Lihatlah bagaimana tombol Esc sampai harus merapat dengan engsel kiri. Sementara itu di arah engsel kanan, dimulai dari posisi LED terakhir, berjajar tombol PrtSc, ScrLk, Pause, Insert, Home dan PgUp, juga merapat ke engsel. Tombol Home dan PgUp masing-masing juga merangkap sebagai tombol untuk meningkatkan kontras layar dan – yang ini istimewa – tombol untuk menyalakan lampu. Lampu? Ya ada lampu kecil di bagian panel atas layar, tepat di tengah-tengah, tersembunyi dalam sebuah ceruk segitiga. Nyalakan lampu jika Anda akan menggunakan notebook di tempat yang cahayanya kurang. Pancaran cahaya lampu ini pas menerangi seluruh panel keyboard. Ketika lampu diaktifkan, di layar LCD akan muncul icon berwarna hijau. Icon akan dicoret ketika fitur lampu kita nonaktifkan dengan menekan (lagi) kombinasi tombol Fn-PgUp. Hmm, kita kembali ke panel atas keyboard yuk. Di antara tombol Esc dan PrtSc dkk, ada satu deretan tombol lagi. Empat di antaranya berbentuk bulat, dan satu pipih memanjang dengan warna biru gelap/ungu. Tombol paling kanan adalah tombol power (on/off). Sedangkan tombol lainnya – kecuali tombol pipih berlabel ThinkVantage – merupakan shortcut ke fungsi volume. Tombol bulat paling kiri adalah tombol untuk me-mute volume. Berikutnya masing-masing tombol untuk mengecilkan dan menaikkan volume speaker. Tombol pipih berlabel ThinkVantage ini khas Lenovo. Menekannya berarti mengaktifkan ThinkVantage Productivity Center. Di sini tersedia tautan (link) cepat antara lain ke Lenovo.live.com, dan paparan detail tentang Access Connections, Active Protection System, Client Security Solution, Rescue and Recovery, serta System Update. Yang wajib dipelajari adalah Rescue and Recovery, karena merupakan solusi satu-tombol yang membantu mendiagnosis dan memulihkan sistem dari crash atau ulah virus, termasuk ketika sistem operasi utama tidak bisa booting. Tuts-tus pada panel keyboard ThinkPad X200 ini lebar dan besar. Empuk dan nyaman ditekan-tekan, serta tidak berisik. Pendek kata, sangat menyenangkan untuk dipakai mengetik berlama-lama. Tombol Enter-nya besar, ditempatkan di sisi kanan dan diwarnai biru ungu. Aura khas Lenovo muncul dari sebuah tombol merah kecil bertektstur agak kasar – trackpoint – yang diapit huruf G, H, dan B, sebagai pengganti touchpad. Sebagai teman trackpoint, di panel bawah keyboard tampil tombol kanan dan kiri, yang sangat empuk dan responsif. Namun sejujurnya – mungkin karena tidak terbiasa menggunakan trackpoint yang kaku – kami merindukan kehadiran touchpad. O ya, ada satu fitur di keyboard ini. Keyboard di sini bersifat spill resistant, alias tidak rusak ketika kena tumpahan cairan. Ini dikarenakan cairan akan dialirkan ke bagian bawah notebook.

Karena itulah bagian bawah notebook ‘diganjal’ oleh bantalan karet. Selain tombol klik kanan dan kiri, di palmrest tersedia sensor sidik jari (fingerprint reader). Ini bisa digunakan sebagai pengganti atau penguat password saat booting. Kinerja ThinkPad X200 ini dimotori oleh prosesor Intel Core 2 Duo P8400 2,26GHz dengan dukungan memori 1GB. Ini membuatnya cukup bertenaga saat menjalankan tugas-tugas kantor, seperti ditunjukkan oleh skor PC Mark yang mencapai 2101 dan juga skor Cinebench. Namun jika ditilik dari hasil uji 3DMark 06-nya yang berskor 646 (lihat tabel), ThinkPad X200 tidak akan mumpuni memainkan game-game 3D. Tapi memang bukan itu peruntukan ThinkPad X200. Notebook ini lebih ditujukan sebagai notebook bisnis untuk menunjang produktivitas kerja pemiliknya. Mungkin juga karena itulah, speaker notebook ini terdengar kurang mantap di telinga kami. Suara yang keluar dari speaker kurang bertenaga, padahal volume sudah didongkrak sampai maksimal. Bisa jadi penempatannya yang di bagian bawah notebook ikut mempengaruhi kualitas suara speaker. Satu hal bagus di sini, ThinkPad X200 tidak berisik dan dingin saat beroperasi. Desain kipas gaya burung hantu – begitu sebutan Lenovo – rupanya bekerja dengan baik dalam meminimalisir suara dan juga panas. Padahal lubang sirkulasi/ventilasi hanya berada di sisi kiri unit. Baterai Lenovo membundelkan kemasan baterai Li-Ion dengan rating 14,4V 28,8WH pada ThinkPad X200. Fisik baterai tipis melebar, dan enteng. Dalam pengujian kami – memutar video high definition – baterai bertahan 1 jam 8 menit – tidak terlalu istimewa. Sementara program uji Battery Eater 05 mencatatkan daya tahan yang lebih rendah, di kisaran tigaperempat jam. Saat daya baterai menipis, kita akan ditawari Battery Stretch untuk memperpanjang usia baterai. Ini pada dasarnya adalah pilhan setting – Display, Wireless radio dan volume. Untuk setting displai, disediakan opsi untuk meminimalkan tingkat terang displai, mematikan displai setelah 30 detik tidak ada kegiatan, meminimalkan refresh rate displai, mengurangi kualitas warna video, dan menyembunyikan Windows Sidebar. *** Sebagai notebook bisnis, Lenovo ThinkPad X200 memang sudah dipersiapkan untuk menghadapi medan berat. Namun bobotnya tidak terlalu memberatkan: 1,408kg berikut batere, ditambah 364gram untuk adaptor dan kabel daya. Sementara itu ukuran fisiknya pas. Kinerja notebook penerus ThinkPad X61 ini mumpuni untuk tugas-tugas kantor yang standar, browsing Internet maupun sekadar menikmati klip film. Pada notebook uji kami, memang tidak terlihat adanya optical drive maupun Webcam. Namun menurut Lenovo Indonesia, yang dijual dengan harga US$ 1599 sekarang sudah termasuk DVD multidrive eksternal. Selain itu Webcam pun terpasang di notebook, plus kemasan batere 6-cell, dan tipe prosesor Intel Core 2 Duo P8600. PLUS: Keyboard sangat nyaman; keyboard spill-resistant; layar terang; tombol ThinkPad Vantage; lampu. MINUS: Tanpa optical drive; tanpa touchpad; kualitas speaker; kabel daya kaki-3 HASIL UJI Dibandingkan Toshiba Satellite M300-E413, kinerja – kecuali untuk grafis – Lenovo ThinkPad X200 kurang lebih setara. Notebook ini cukup mumpuni dan handal melayani tugas-tugas yang berkaitan dengan office, tetapi tidak untuk grafis 3D. Andai saja kapasitas baterainya bisa lebih besar. Uji Lenovo ThinkPad X200 (Intel Core 2 Duo P8400 2,26GHz, RAM 1GB, Intel Cantiga GM45/GM47, 12,1”, Win Vista Business) Toshiba Satellite M300-E413 (Intel Core 2 Duo P8400 2,26GHz, RAM 1GB, I ntel Cantiga PM45, 14,1”, Win Vista Home Ed.) Kinerja Cinebench R10 4634 CB-CPU 4613 CB-CPU 3 menit 10 detik 3 menit 11 detik Encoding Video 16 menit 24 detik 16 menit 20 detik Encoding Audio 2 menit 4 detik 2 menit 54 detik PC Mark Vantage 2102 2906 3DMark 2006 646 1772 Daya Tahan Baterai Memutar HD Video 1 jam 8 menit 23 detik 1 jam 13 menit 52 detik Battery Eater 05 43 menit 5 detik 1 jam 1 menit 38 detik SKOR PENILAIAN (maksimal 5) Kinerja: 4 Fasilitas: 4,1 Kemudahan: 4 Harga: 3,9 SKOR TOTAL: 4,01 SPESIFIKASI Lenovo ThinkPad X200 Prosesor : Intel Core 2 Duo P8400 2,26GHz RAM : 1GB DDR2 Chipset : Intel Cantiga GM45/GM47 Kartu grafis : Mobile Intel 4 series Kartu Suara : Conexant Cx20561 Harddisk : Hitachi HTS541616J9SA00 5400rpm SATA 160GB Optical drive : – Fasilitas : LAN, Wi-Fi 802.11 a/b/g, Bluetooth, card reader, 3 USB 2.0, slot ExpressCard, port VGA, jack mike, jack headhone, fingerprint reader Layar : 12,1″, 1280×800 pixel Sistem Operasi : Win Vista Business Edition Baterai : Li-Ion 14,4V 28,8WH Dimensi : 29,6×21,1x(2,6 – 3,6) cm Bobot (termasuk baterai): 1,408kg + 0,384 gram (untuk kabel daya dan adaptor) Garansi : 3 tahun Situs Web : www.lenovo.com/id Harga kisaran*: US$ 1599 *Lenovo Indonesia, (021) 300-21000 Editor Berita Terkait Notebook Lenovo Lulus Penyiksaan Terkini Lainnya Facebook Kembangkan AI untuk Percepat Proses Scan MRI Facebook Kembangkan AI untuk Percepat Proses Scan MRI e-Business 22/08/2018, 19:04 WIB Iklan Nova 3 Hasil Jepretan Ponsel atau DSLR, Ini Jawaban Huawei Iklan Nova 3 Hasil Jepretan Ponsel atau DSLR, Ini Jawaban Huawei Gadget 22/08/2018, 16:15 WIB ‘Pokemon Go’ Tak Bisa Dimainkan pada Android yang Di-root “Pokemon Go” Tak Bisa Dimainkan pada Android yang Di-root Software 22/08/2018, 14:17 WIB Wujud Ponsel Vivo X23 Diungkap, Pakai ‘Notch’ Tetesan Air Wujud Ponsel Vivo X23 Diungkap, Pakai “Notch” Tetesan Air Gadget 22/08/2018, 11:58 WIB Apple Watch Series 4 Rilis September? Apple Watch Series 4 Rilis September? Gadget 22/08/2018, 09:16 WIB Diuji,

Xiaomi Pocophone F1 Ungguli Galaxy S9 Plus Diuji, Xiaomi Pocophone F1 Ungguli Galaxy S9 Plus Gadget 21/08/2018, 19:07 WIB Teks dan Telepon Skype Kini Dipasangi Pengaman Teks dan Telepon Skype Kini Dipasangi Pengaman Software 21/08/2018, 17:42 WIB Nokia 6.1 Plus dan Nokia 5.1 Plus Resmi Meluncur, Harganya? Nokia 6.1 Plus dan Nokia 5.1 Plus Resmi Meluncur, Harganya? Gadget 21/08/2018, 16:20 WIB 3 Kartu Grafis GeForce RTX 2000 Meluncur, Termurah Rp 7 Juta 3 Kartu Grafis GeForce RTX 2000 Meluncur, Termurah Rp 7 Juta Hardware 21/08/2018, 15:04 WIB Huawei Ketahuan Pakai Kamera DSLR untuk Iklankan Foto Selfie Huawei Ketahuan Pakai Kamera DSLR untuk Iklankan Foto Selfie Gadget 21/08/2018, 14:06 WIB Menteri BUMN Akui Ada Penawaran Pesawat A400M dari Airbus Menteri BUMN Akui Ada Penawaran Pesawat A400M dari Airbus e-Business 21/08/2018, 13:03 WIB Apple Hapus Puluhan Ribu Aplikasi Judi Ilegal Apple Hapus Puluhan Ribu Aplikasi Judi Ilegal Software 21/08/2018, 12:07 WIB GPS Bikin Baterai Ponsel Boros, Ini Cara Menghematnya GPS Bikin Baterai Ponsel Boros, Ini Cara Menghematnya Software 21/08/2018, 11:03 WIB Fitur Tarik E-mail Terkirim Gmail Hadir di Android Fitur Tarik E-mail Terkirim Gmail Hadir di Android Software 21/08/2018, 09:33 WIB Secanggih Apa Sensor Kamera Mirrorless “Full Frame” Nikon? Secanggih Apa Sensor Kamera Mirrorless “Full Frame” Nikon? Gadget 21/08/2018, 08:49 WIB Load More Terpopuler 1 Oppo F9 Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya Dibaca 114.387 kali 2 Ini Alasan Mengapa Harus Ganti Password Instagram Sekarang Dibaca 107.327 kali 3 Diuji, Xiaomi Pocophone F1 Ungguli Galaxy S9 Plus Dibaca 22.645 kali 4 Nokia 6.1 Plus dan Nokia 5.1 Plus Resmi Meluncur, Harganya? Dibaca 17.480 kali 5 Layanan Google One Mulai Disebar Dibaca 12.067 kali Now Trending Final Bulu Tangkis, Fajar/Rian Kalah, Indonesia Harus Puas Raih Perak Final Bulu Tangkis, Fajar/Rian Kalah, Indonesia Harus Puas Raih Perak Tim Prabowo-Sandiaga Bakal Adopsi Konsep Pemenangan di Pilpres 2014 Tim Prabowo-Sandiaga Bakal Adopsi Konsep Pemenangan di Pilpres 2014 Buntut Karnaval Anak Bawa Senjata Mainan, Kepala TK Kartika Dicopot Buntut Karnaval Anak Bawa Senjata Mainan, Kepala TK Kartika Dicopot Sponsored Headline Siap Umroh Dengan Berkah Energi Pertamina Siap Umroh Dengan Berkah Energi Pertamina Susunan Pemain Final Bulu Tangkis Asian Games 2018, Indonesia Vs China Susunan Pemain Final Bulu Tangkis Asian Games 2018, Indonesia Vs China Daging Kambing dan Sapi Aslinya Sehat, yang Berbahaya Garamnya Daging Kambing dan Sapi Aslinya Sehat, yang Berbahaya Garamnya Jenguk Anthony Ginting, Jokowi Katakan Hal Ini… Jenguk Anthony Ginting, Jokowi Katakan Hal Ini…